Sungguh pelik Ibu Pertiwi kini
Merintih perih anak cucu sendiri
Menangis ringis menahan duri
Bertanya diri akankah Kau mengerti
Satu hal yang sangat dibenci
Hanya sekedar pemandangan sehari-hari
Memakan apapun demi kepentingan sendiri
Hak yang tak pernah Ia miliki
Lihatlah rakyat jelata
Yang selalu Kau tipu tanpa lawan upaya
Tercerca aroma hampa kian merajalela
Dibuai lidahnya tanpa ada gerakan nyata
Inginku tembus batas khayal
Menelusuri rumitnya alam kehidupan
Akanku hantam tembok besar sirkus-tikus liar
Merasakan dentuman nadi kehidupan-membawa perubahan
"dewasa, jadilah lebih bermakna"
Sabtu, 22 Oktober 2011
Senin, 05 September 2011
Tentang Kerinduan
Kutunggu Kau disisa malamku
Kutunggu Kau dipenantian pagiku
Berharap Kau temukan aku
Diantara lelah - letihmu
Bahkan seribu puisiku tak mampu memelukmu
Setinggi sajakku tak dapat membungkam rinduku
Kutahu ku hanya bisa berharap
Saat - saat indah berlalu
Kutunggu Kau dipenantian pagiku
Berharap Kau temukan aku
Diantara lelah - letihmu
Bahkan seribu puisiku tak mampu memelukmu
Setinggi sajakku tak dapat membungkam rinduku
Kutahu ku hanya bisa berharap
Saat - saat indah berlalu
Sabtu, 03 September 2011
Fall'in Love
Terbius cintamu
Tertusuk aromamu
Terpana tatapanmu
Tak kuasaku pelukmu
Gejolak ini sungguh dahsyat
Dorongan yang ada entah mana
Membuat duniaku sempit
Seakan hanya dirimulah ada
Serasaku mabuk cinta
Melangkahku inginkanmu hati
Dirimulah selaluku bangga
Gelombang asmara kian gembira
Gelora yang kurasa
Darimana entah datangnya
Melayang diatas semua mimpi
Selama inginku jaga rasa
Membacaku disetiap gerikmu
Membacaku disetiap tatapmu
Membacaku disetiap candamu
Membacaku terpesona hatimu
Tertusuk aromamu
Terpana tatapanmu
Tak kuasaku pelukmu
Gejolak ini sungguh dahsyat
Dorongan yang ada entah mana
Membuat duniaku sempit
Seakan hanya dirimulah ada
Serasaku mabuk cinta
Melangkahku inginkanmu hati
Dirimulah selaluku bangga
Gelombang asmara kian gembira
Gelora yang kurasa
Darimana entah datangnya
Melayang diatas semua mimpi
Selama inginku jaga rasa
Membacaku disetiap gerikmu
Membacaku disetiap tatapmu
Membacaku disetiap candamu
Membacaku terpesona hatimu
Jumat, 02 September 2011
Serpihan Hati ''I Miss You''
Gelap malam mengasingkan diriku
Dingin menyindir tipis sanubari
Waktu mendesak harap tuk mengolah ulah
Tapi langkahmu terjerat derat
Menyisihkan luapan tanya membalik mata
Kucoba menangkap bola matamu
Mauku tanya siapa dirimu slalu
Walau kita seperti lebah dan madu
Satu hal yang ku tahu betapa besar hatimu
Inginku renggut kabar
Inginku rajut senyum
Inginku buai hati
Inginku jalin kata
''Karena hati ini gersang tanpa menuai makna''
Dingin menyindir tipis sanubari
Waktu mendesak harap tuk mengolah ulah
Tapi langkahmu terjerat derat
Menyisihkan luapan tanya membalik mata
Kucoba menangkap bola matamu
Mauku tanya siapa dirimu slalu
Walau kita seperti lebah dan madu
Satu hal yang ku tahu betapa besar hatimu
Inginku renggut kabar
Inginku rajut senyum
Inginku buai hati
Inginku jalin kata
''Karena hati ini gersang tanpa menuai makna''
Jumat, 12 Agustus 2011
Sisi-Hati
Hati, kenapa kau tak mengerti
Atau kau tak sanggup mengerti
Aku ini kelas bawah, sisa dari ketidakadilan
Buah dari emosi gila
Tiada logika
Hidupku penuh luka derita
Diantara hiruk-pikuk bohong belaka
Rasaku tertindas pedas
Anganku terpenjara tara
Gerakku terasa kaku
Dan hatiku tak mau tau
Wahai hati, tunjukanlah jalan sejati
Sungguh hati, luapkanlah suatu misteri
Hati hati hati, berilah kami harapan diri
12-08-11
Atau kau tak sanggup mengerti
Aku ini kelas bawah, sisa dari ketidakadilan
Buah dari emosi gila
Tiada logika
Hidupku penuh luka derita
Diantara hiruk-pikuk bohong belaka
Rasaku tertindas pedas
Anganku terpenjara tara
Gerakku terasa kaku
Dan hatiku tak mau tau
Wahai hati, tunjukanlah jalan sejati
Sungguh hati, luapkanlah suatu misteri
Hati hati hati, berilah kami harapan diri
12-08-11
Langganan:
Postingan (Atom)