Setelah usai waktu sahur-Mu
Terdengarnya gema dari surau-Mu
Di bulan ridho-Mu ini, pencari-Mu terceletuk
Celetuk rasa rindhu, rasa sayang sangat oleh-Mu
Senja Timur
Dingin embun pagi, tak kuat membendung seribu langkahku
Menuju istana-Mu nan damai penyejuk hati
Hamparan hitam membiru-Mu mengiringi api hati
Menyala untuk berserah pada-Mu
Senja Timur
Dikala terbuai nikmat tersisih
Dikala hentakan kaki saudara berselisih
Diantara dinginnya air hawa-Mu
Diantara ramainya khidmat-Mu
Simpuh Kami sembahkan
Imanlah jadi landasan